Peningkatan Pengetahuan Pasien Hipertensi Terkait Kebutuhan Konsumsi Makanan Bergizi Melalui Edukasi di Rumah Sakit Yadika Pondok Bambu
DOI:
https://doi.org/10.35968/gre2j309Keywords:
Gizi Hipertensi, Edukasi Kesehatan, Pengetahuan Pasien, Rumah Sakit, Pengabdian MasyarakatAbstract
Prioritas kesehatan dunia saat ini adalah hipertensi, salah satu gangguan tidak menular. Kematian dapat disebabkan oleh hipertensi, suatu kondisi di mana tekanan darah seseorang lebih tinggi dari normal, yaitu ≥ 140 mmHg (sistolik) dan/atau ≥ 90 mmHg (diastolik). Pola hidup sehat yang dianjurkan oleh banyak guidelines (pedoman) adalah dengan penurunan berat badan, mengurangi asupan garam, olah raga yang dilakukan secara teratur, mengurangi konsumsi alkohol dan berhenti merokok. Tujuan pengabdian ini adalah melakukan upaya meningkatkan pengetahuan gizi hipertensi di Rumah Sakit Yadika Pondok Bambu. Metode kegiatan yang dengan melakukan tindakan pemeriksaan tekanan darah dan edukasi yaitu dengan metode ceramah ke pasien. Hasil kegiatan yang di dapat dari tindakan pemeriksaan tekanan darah pasien terdapat pasien yang mengalami tekanan darah tinggi, tindakannya yang dilakukan memberikan edukasi terkait gizi pasien hipertensi dengan tujuan pasien mengerti konsumsi makanan yang bergizi untuk pola hidup sehari – hari dan dari edukasi tersebut pasien tampak aktif untuk mendengar dan bertanya dari edukasi tersebut dan paham terkait makanan yang Akan di konsumsi di rumah secara mandiri.
Hypertension, a non-communicable disease, is a global health priority today. Death can be caused by hypertension, a condition in which a person's blood pressure is higher than normal, namely ≥ 140 mmHg (systolic) and/or ≥ 90 mmHg (diastolic). Many guidelines recommend a healthy lifestyle by reducing weight, reducing salt intake, exercising regularly, reducing alcohol consumption, and quitting smoking. The purpose of this community service is to improve knowledge of hypertension nutrition at Yadika Pondok Bambu Hospital. The activity method involves conducting blood pressure checks and educating patients through lectures. The results of the activity obtained from the patient's blood pressure checks were patients with high blood pressure. The actions taken were providing education related to hypertension patient nutrition with the aim of patients understanding nutritious food consumption for daily lifestyles. From this education, patients appeared active in listening and asking questions about the education and understanding the food they will consume at home independently.
Downloads
References
Boyadewa, B., Pujiastuti, N., & Amri, K. (2025). Implementasi pemberian teh rosela terhadap penurunan tekanan darah tinggi dengan hipertensi di Kelurahan Kebon Pala. Jurnal Manajemen Kesehatan dan Keperawatan (JMKK), 2(1), 39–44. https://doi.org/10.35968/5fgkfr12
Damayantie, N., Heryani, E., & Muazir. (2018). Faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku penatalaksanaan hipertensi oleh penderita di wilayah kerja Puskesmas Sekernan Ilir Kabupaten Muaro Jambi. Jurnal Ilmu Kesehatan, Jambi.
Harnani, Y., & Axmalia, A. (2017). Terapi rendam kaki menggunakan air hangat efektif menurunkan tekanan darah pada lanjut usia. Jurnal Kesehatan Komunitas, 3(4), 129–132. https://doi.org/10.25311/keskom.vol3.iss4.127
Herwina, W. A., Gustiani, W., & Mulyatiningsih, S. (2024). Penerapan terapi relaksasi nafas dalam untuk mengurangi nyeri kepala pada pasien hipertensi. Jurnal Manajemen Kesehatan dan Keperawatan (JMKK), 1(1), 40–44. https://doi.org/10.35968/23qvdq69
Imelda, A., Mulyani, I., & Iqbal, M. (2024). Efektivitas aplikasi seluler manajemen diri hipertensi: Peninjauan literatur sistematis. Jurnal Manajemen Kesehatan dan Keperawatan (JMKK), 1(1), 14–23. https://doi.org/10.35968/76hxw160
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2017). Profil kesehatan Indonesia. Jakarta: Kemenkes RI.
Mahatidanar, A., & Nisa, K. (2017). Pengaruh musik klasik terhadap penurunan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi. Agromed Unila, 4(2), 264–268. http://repository.lppm.unila.ac.id/8941/1/1798-2521-1-pb.pdf
Muhadi. (2018). JNC 8: Evidence-based guideline penanganan pasien hipertensi dewasa. Jakarta.
Mulyati, L., & Sudirman, R. M. (2017). Efektivitas terapi musik degung Sunda terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi. Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal, 6(2), 27–32. https://ejournal.stikku.ac.id/index.php/stikku/article/view/48
Ramadani, M., Amri, K., & Pujiastuti, N. (2025). Implementasi foot massage pada keluarga dengan masalah hipertensi di Kelurahan Kebon Pala. Jurnal Manajemen Kesehatan dan Keperawatan (JMKK), 2(1), 1–5. https://doi.org/10.35968/kj7ygj24
Salsabila, P. A., Amri, K., & Pujiastuti, N. (2024). Implementasi rendam kaki dengan rebusan serai dan garam terhadap penurunan tekanan darah pada keluarga dengan masalah hipertensi di wilayah Kebon Pala RW 11. Jurnal Manajemen Kesehatan dan Keperawatan (JMKK), 3(1), 109–113. https://doi.org/10.35968/zwehvy47
